Sejarah Desa Terrak

A.      SEJARAH
Gambar Sumur Asal Usul Desa Terrak

Desa Terrak awalnya bernama Desa Terak yang berarti cahaya. Hal tersebut dikarenakan dshulu terdapat suatu cahaya yang bersinar hingga menembus ke langit. Hal tersebut dilihat oleh seseorang yang berasal dari Pangorayan yang bernama Selatin yang kemudian beliau menjadi pembuka Desa Terrak. Ia mencari sumber cahaya tersebut dan akhirnya menemukannya di dekat sebuah sumur tua. Sumur tersebut konon dibuat oleh Jokotole dan airnya dipercaya dapat menjadi penawar bagi masyarakat yang disebut sebagai sumur lakek. Kemudian terdapat juga sumur kecil disebelahnya yang disebut dengan sumur kenik. Setelah beliau menempati Desa Terrak yang kemudian diikuti oleh beberapa warga lainnya, ia menemukan sebuah langger jenten. Setelah beberapa tahun pembuka desa tersebut meninggal dunia dan anehnya langger tersebut dapat berpindah dengan sendirinya. Langger tersebut kemudian berada di Desa Mangar. Dulunya Mangar merupakan bukaan dari Terrak. Hal tersebut dikarenakan Buyut Terrak memiliki dua anak yakni Bujuk mani  di Terrak dan bujuk ghena di Mangar.
Setiap dusun pun memiliki sejarah sendiri atas penamaannya. Pertama, maronggih berasal dari pohon maronggih yang banyak terdapat di daerah dusun tersebut. Kedua, batu nunggul berasal dari sebuah batu yang nunggul seperti punuk sapi yang dipercayai oleh warga angker. Ketiga yakni montogeh, kata tersebut berarti berbukit yang sesuai dengan geografis dusun tersebut yang berada di bukit. Keempat, Dusun Tengah merupakan pusat segala aktifitas pemerintahan dan juga hampir seluruh pemikir desa berasal dari Dusun Tengah. Terakhir, Dusun Sleman yang berasal dari kata seniman yang dimana para seniman desa berasal dari Dusun Sleman mulai dari hadrah, penyanyi, dan seni silat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar